Selasa, 07 Agustus 2018

Rahajeng Rauh di Bali

(sumber: https://www.pikniek.com/indonesia/wisata-bali/)
Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata ‘Pulau Bali’? pasti kepikiran tentang banyak pantai yang indah, turis mancanegara, gunung agung, dan lain sebagainya. Bali merupakan pulau yang mayoritas penduduknya memeluk agama hindu, karena itu Bali memiliki julukan ‘Pulau Seribu Pura’ yang kita tahu adalah tempat peribadatan orang hindu atau 'Pulau Dewata' yang berarti dewa dewa penjaga di Bali. Tempat kelahiran dari pahlawan nasional Indonesia I Gusti Ngurah Rai ini adalah tempat destinasi liburan yang sudah sangat terkenal di dunia.

Secara geografis Bali terletak diantara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Hal inilah yang membuat Bali memiliki banyak Pantai yang sangat indah. Misalnya, yang orang banyak tahu adalah pantai Kuta, Tanah Lot, dan yang lagi beken yaitu Pandawa. Tetapi jangan salah, selain ketiga pantai tersebut masih banyak pantai tersembunyi di Bali. Contohnya, pantai white sandy, menjangan bali barat, karang sewu, dan masih banyak lagi. Selain pantai, Bali memiliki gunung Agung yang juga banyak dikunjungi turis lokal maupun asing. Gunung agung ini adalah gunung tertinggi di Bali dengan ketinggian yang mencapai 3.031 mdpl dan masih aktif hingga saat ini.

 Menjangan Bali Barat
Karang Sewu (sumber: https://www.teluklove.com/2017/01/daya-tarik-objek-wisata-karang-sewu-di.html)
White Sandy (sumber: http://balihellotravel.com/2015/04/virgin-beach/)
Gunung Agung (sumber: https://regional.kompas.com)
Selain itu bali terkenal memiliki banyak acara keagamaan yaitu seperti ngaben untuk orang meninggal, festival ogoh-ogoh untuk menyambut hari nyepi, acara potong gigi atau mepandes dan lain sebagainya. Uniknya, walaupun mayoritas agama masyarakat di Bali adalah agama hindu, namun toleransi penduduknya sangat tinggi, bahkan terdapat 5 tempat beribadatan berbeda dalam satu halaman, lokasi 5 tempat peribadatan tersebut berada di Nusa Dua. 5 tempat peribadatan ini antara lain Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Budha Guna, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Dua, dan Pura Jagatnatha.

Masyarakat Bali rata rata berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Bali yang pasti akan sulit dimengerti oleh orang dari daerah lain. Jika kalian sedang berada di daerah Denpasar, jangan heran jika kalian mendengar kata "khe", "cang", atau "nani" karena kata tersebut adalah kata yang populer digunakan oleh anak-anak muda di daerah Denpasar. Berbeda dengan Denpasar, daerah paling barat pada pulau bali yaitu Gilimanuk mayoritas masyarakatnya menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi, hal ini dikarenakan posisi Gilimanuk dekat dengan pulau Jawa, bahkan sebagian masyarakatnya tidak bisa berbahasa Bali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Pilih Jurusan HI?

Program Studi Hubungan Internasional UMM merupakan Prodi termuda yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM. Serta telah me...